HarmoniPost.Com | ArtaSariMediaGroup ~ Ikatan Keluarga Minang (IKM) merayakan hari jadinya yang ke-9 dengan penuh syukur dan kebanggaan. Sejak didirikan pada tahun 2016, IKM telah menjadi wadah penting bagi masyarakat Minangkabau yang berada dimana saja dalam mempererat silaturahmi dan menjaga nilai-nilai budaya Minang di perantauan.
Dalam rangka memperingati Milad ke-9, sejumlah pendiri DPD IKM Belitung Timur memberikan ucapan selamat serta refleksi atas perjalanan organisasi ini. Berikut para Pendiri Utama DPD IKM Kabupaten Belitung Timur yang juga sebagai Inisiator/Motivator/Kreator diantaranya Alizar Tanjung BSc Mi St. Rajo Ameh alias Rajo Ameh, Darmulis alias Malin, Jeni Eka Putra alias Jen dan Panusunan alias Ucok.
“Sejak awal berdiri, Ikatan Keluarga Minang [IKM] memiliki visi untuk menjadi jembatan penghubung bagi warga Minang dimana pun berada. “Kami ingin agar nilai-nilai budaya Minang tetap hidup dan berkembang, meskipun kami jauh dari tanah kelahiran,” ujar Alizar Tanjung BSc Mi St. Rajo Ameh yang akrab disapa Rajo Ameh, salah satu pendiri DPD IKM Kabupaten Belitung Timur.
Menurut Rajo Ameh salahsatu pendiri DPD IKM Kabupaten Belitung Timur mengatakan salahsatu latarbelakang pendirian Organisasi Ikatan Keluarga Minang [IKM] yang terstruktur secara nasional adalah sebuah kebutuhan untuk memperkuat solidaritas antar sesama warga Minang yang tersebar dimana saja. Dan Organisasi Ikatan Keluarga Minang [IKM] hadir sebagai jawaban atas tantangan tersebut, mengedepankan kebersamaan dalam berbagai aspek kehidupan, baik sosial, budaya, hingga ekonomi.
Komitmen Terhadap Budaya Minang
Salah satu aspek yang menjadi fokus utama pendirian organisasi IKM adalah melestarikan kebudayaan Minangkabau, mulai dari bahasa, makanan khas, hingga tradisi adat yang tak lepas dari kehidupan masyarakat Minang. Untuk itu, berbagai kegiatan yang bernuansa budaya, seperti festival kuliner Minang dan pentas seni, perlu rutin digelar oleh Organisasi Ikatan Keluarga Minang [IKM] di berbagai tingkatan dari Pengurus DPP hingga Pengurus DPC di tingkat kecamatan,” tutur Rajo Ameh yang didampingi oleh para pendiri DPD IKM abupaBelitung Timur lainnya.
Menurut Darmulis, salah satu pendiri lainnya, “Kami percaya bahwa menjaga kebudayaan adalah cara terbaik untuk menghormati sejarah dan leluhur. Melalui IKM, kami berusaha menanamkan rasa cinta tanah Minang, terutama kepada generasi muda yang hidup di perantauan.”
Saling Menguatkan dalam Perantauan
Salah satu pencapaian yang membanggakan dari organisasi IKM adalah bagaimana organisasi ini tidak hanya berfokus pada aspek budaya, tetapi juga membantu anggotanya dalam menghadapi tantangan kehidupan di perantauan. Dari berbagai program sosial hingga bantuan bagi anggota yang membutuhkan, Organisasi IKM telah menunjukkan peran penting dalam mempererat rasa kekeluargaan.
“Dalam perantauan, kita tak hanya membutuhkan tempat untuk berkumpul, tetapi juga dukungan moral. Organisasi IKM telah menjadi rumah kedua bagi banyak dari kami, tempat di mana kami bisa saling berbagi dan menguatkan,” kata Siti Aisyah, salah seorang anggota aktif IKM.
Harapan untuk Masa Depan
Melihat perjalanan Organisasi IKM selama 9 tahun, para pendiri DPD IKM Kabupaten Belitung Timur berharap agar organisasi ini semakin solid dan dapat terus berperan aktif dalam membangun masyarakat, baik di tingkat pusat, di daerah hingga ke mancanegara maupun di Sumatera Barat.
“Kami berharap Organisasi IKM tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga wadah yang lebih besar untuk kontribusi positif terhadap pembangunan nasional dan daerah. Teruskan semangat kebersamaan ini agar Organisasi IKM menjadi lebih bermanfaat bagi seluruh anggota dan masyarakat,” papar Rajo Ameh.
Mari kita berpartisipasi aktif dan terus berpartisipasi dalam setiap kegiatan-kegiatan yang diadakan, serta menjaga semangat kebersamaan yang telah terjalin selama ini.
Terjaganya Marwah Adat Seni Budaya di Tanah Rantau
Etos semangat kebersamaan dan nilai keislaman mewarnai peringatan hari lahir Ikatan Keluarga Minang (IKM) yang ke-9. Dalam momentum istimewa ini, Para pendiri DPD IKM Kabupaten Belitung Timur bersama segenap keluarga minang perantauan yang ada di Kabupaten Belitung Timur menyampaikan ucapan Selamat Milad Ke-9 Organisasi Ikatan Keluarga Minang [IKM] disertai doa dan harapan agar IKM semakin solid dan bermartabat di tanah rantau.
Sekali lagi, kami besama keluarga minang perantauan yang ada di Kabupaten Belitung Timur mengucapkan “Selamat Milad ke-9 untuk seluruh keluarga besar IKM di manapun berada.
Semoga nilai-nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah senantiasa mendampingi hidup kita dan membimbing langkah kita semua dalam bermasyarakat dan berorganisasi.
Dalam peringatan ini, tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga refleksi spiritual dan budaya. Sebagai organisasi yang berakar kuat dalam falsafah Minangkabau dan ajaran Islam, IKM terus berupaya menjaga warisan luhur para leluhur: menjunjung tinggi adab, mempererat ukhuwah, dan memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
IKM diyakini bukan sekadar paguyuban perantau, melainkan representasi peradaban Minang yang berpijak pada nilai-nilai Islami. Dalam tradisi Minangkabau, agama dan adat bukan dua hal yang terpisah, melainkan satu kesatuan yang membentuk jati diri dan karakter.
Semangat bulek aia dek pambuluah, bulek kato dek mufakaik menggambarkan pentingnya musyawarah dan kekompakan dalam tubuh organisasi. Prinsip ini menjadi pegangan IKM dalam merumuskan setiap langkah agar selalu selaras dengan ajaran Islam dan kebutuhan zaman.
“Minang adalah peradaban yang berakar dari ilmu dan iman. Maka, peran kita hari ini adalah menjaga nilai-nilai itu agar tidak pudar oleh zaman”. | HarmoniPost.Com | */Redaksi | *** |


oke