SELAMAT MENCOBLOS PADA 27 AGUSTUS 2025 DALAM PILKADA ULANG KOTA PANGKALPINANG TAHUN 2025 SELAMAT MENCOBLOS DALAM PILKADA ULANG KOTA PANGKALPINANG TAHUN 2025 DIREKSI & MANAGEMENT SERTA REDAKSI HARMONIPOST.COM ARTASARIMEDIAGROUP MENGUCAPKAN SELAMAT MENCOBLOS PADA 27 AGUSTUS 2025 DALAM PILKADA ULANG KOTA PANGKALPINANG TAHUN 2025 REDAKSI HARMONIPOST.COM ARTASARIMEDIAGROUP EMAIL ; redaksi@harmonipost.com REDAKSI HARMONIPOST.COM ARTASARIMEDIAGROUP EMAIL ; redaksi@harmonipost.com SELAMAT MENCOBLOS DALAM PILKADA ULANG KOTA PANGKALPINANG TAHUN 2025 SELAMAT MENCOBLOS PADA 27 AGUSTUS 2025 DALAM PILKADA ULANG KOTA PANGKALPINANG TAHUN 2025

TKA ; Suasana Kondusif & Tantangan bagi Dunia Pendidikan

HarmoniPostCom
5 Min Read
Foto ; repro/rm

HarmoniPost.Com | ArtaSariMediaGroup ~ Hari pertama pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh semangat. Sejak pagi, siswa-siswi dari berbagai daerah terlihat antusias mengikuti ujian nasional yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pelaksanaan TKA kali ini menandai tonggak penting dalam reformasi sistem pendidikan Indonesia yang semakin berfokus pada pemetaan kemampuan akademik, bukan sekadar penilaian kelulusan.

Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud), Fajar Riza Ul Haq, terjun langsung ke lapangan untuk memantau pelaksanaan TKA di dua sekolah di Jawa Barat, yakni SMA Negeri 1 Kota Bogor dan SMK IT Bumi Putra Cibinong. Dalam kunjungannya, Wamen Fajar berdialog dengan siswa, guru, dan kepala sekolah untuk memastikan segala proses berjalan dengan baik dan memberikan dukungan kepada peserta.

“Kami ingin mengingatkan bahwa TKA bukan ujian kelulusan, tetapi sarana untuk mengukur kemampuan akademik siswa secara nasional. Ini adalah kesempatan untuk melihat sejauh mana pemahaman dan kemampuan berpikir kritis siswa, bukan hanya sekadar mengandalkan hafalan,” jelas Fajar dalam dialognya dengan para siswa di SMA Negeri 1 Kota Bogor. Wamen Fajar menekankan agar para siswa tidak merasa tertekan dan menganggap ujian ini sebagai ajang latihan untuk menghadapi tantangan lebih besar di dunia perguruan tinggi.

Suasana di SMA Negeri 1 Kota Bogor, yang terletak di pusat kota Bogor, terlihat tenang dan penuh semangat. Para siswa tampak fokus pada ujian, meskipun banyak yang mengakui soal-soalnya cukup menantang. “Soalnya memang berbeda dari ujian-ujian sebelumnya. Kami harus menggunakan cara berpikir kritis, dan ada beberapa soal yang relevan dengan kehidupan sehari-hari,” ungkap Dian, salah satu siswa yang tengah mengerjakan TKA. Meskipun tantangan tersebut, sebagian besar siswa merasa lebih tertarik dengan konsep soal yang diajukan karena dianggap lebih aplikatif.

Kepala SMA Negeri 1 Kota Bogor, Atip Suherman, turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan TKA yang berlangsung dengan baik. Menurutnya, TKA memberikan momentum penting bagi sekolah untuk mengembangkan pendekatan pembelajaran yang lebih mendalam dan bermakna. “Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Wamen Fajar yang memberikan motivasi kepada siswa. Pelaksanaan TKA menjadi pengalaman yang sangat berharga untuk memperkaya pembelajaran kritis di sekolah kami,” ujar Atip.

Usai meninjau SMA Negeri 1 Kota Bogor, Wamen Fajar melanjutkan kunjungannya ke SMK IT Bumi Putra Cibinong, sebuah sekolah menengah kejuruan yang berada di kawasan pinggiran kota. Di sini, Wamen Fajar tidak hanya memastikan kesiapan teknis pelaksanaan ujian, tetapi juga memberikan semangat kepada siswa-siswi untuk tetap percaya diri dan tidak merasa terbebani.

“Saya senang melihat para siswa di SMK juga berpartisipasi penuh dalam TKA. Prinsipnya tetap sama, TKA bukan alat seleksi kelulusan, tetapi lebih kepada sarana untuk refleksi diri. Ini adalah kesempatan untuk setiap siswa mengidentifikasi potensi diri dan area yang perlu diperbaiki,” ujar Wamen Fajar dalam pertemuannya dengan para siswa.

Kepala SMK IT Bumi Putra Cibinong, Yeyet Nurhayati, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas perhatian pemerintah pusat terhadap sekolah mereka. “Kunjungan Wamen Fajar memberikan semangat baru bagi kami. Ini juga menjadi bukti bahwa pemerintah hadir untuk semua sekolah, baik yang besar maupun kecil, tanpa memandang lokasi,” ujar Yeyet, yang terlihat sangat terharu.

Dalam kesempatan tersebut, Wamen Fajar juga menekankan bahwa Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, selalu menegaskan bahwa TKA bukanlah ujian kelulusan, melainkan sarana untuk memetakan mutu pendidikan nasional. “TKA ini bertujuan untuk melihat sejauh mana capaian akademik siswa kita, baik secara individu maupun secara nasional. Kami ingin membangun budaya belajar yang jujur, menyenangkan, dan menggembirakan bagi semua siswa di Indonesia,” lanjutnya.

Melalui kunjungan dan dialog langsung dengan para siswa, guru, dan kepala sekolah, Wamen Fajar memberikan pesan kuat bahwa TKA adalah langkah awal untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih bermakna, berfokus pada pengembangan kemampuan berpikir kritis dan analitis. Ia juga mengingatkan agar pelaksanaan TKA di seluruh Indonesia tetap dalam suasana yang menyenangkan dan bebas dari tekanan berlebihan.

Sebagai penutup, Wamen Fajar menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala sekolah, guru, dan panitia yang telah bekerja keras dalam memastikan bahwa pelaksanaan TKA berjalan dengan lancar dan tertib. Ia berharap TKA ini bisa menjadi titik awal untuk membangun budaya belajar yang lebih menggembirakan dan memotivasi seluruh siswa di Indonesia untuk terus berkembang.

Dalam beberapa tahun ke depan, dengan adanya asesmen seperti TKA, diharapkan kualitas pendidikan Indonesia akan semakin merata dan mampu menghasilkan siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan global dengan kemampuan berpikir kritis dan kreatif. | HarmoniPost.Com | */Redaksi | *** |

TAGGED:
Share This Article
1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *